5 Mitos Tentang Kesehatan Wanita yang Perlu Anda Ketahui Kebenarannya

5 Mitos Tentang Kesehatan Wanita yang Perlu Anda Ketahui Kebenarannya

Sebagian karakter pernah mendengar mitos tentang perempuan yang terdengar seperti mengintimasi perempuan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Mungkin sebagian orang sudah mendengar mitos tentang wanita yang terdengar seperti mengintimasi wanita. Sayangnya, baik kaum laki-laki atau perempuan banyak yang percaya akan mitos tersebut. Apakah semua mitos itu benar?

Seperti dilansir Gurl, banyak perempuan yang khawatir akan mitos dengan menyebar luas di masyarakat sesuai elastisitas miss V, miss V bau tidak sedap, atau hal-hal lainnya. Anda perlu mengetahui bahwa seluruhnya tidak benar dan tak seberbahaya yang orang pikirkan.

Miss V yang bau adalah isyarat Miss V tidak sehat?

Banyak wanita yang merasa tidak nyaman ketika mendapati ada aroma di vagina mereka sehingga kesimpulannya mereka memilih untuk memakai wewangian agar menghilangkan bau tersebut. Ada juga sebagian orang yang berangapan bahwa bau yang ada pada miss V menjadi tanda bahwa vagina berada dalam kondisi dengan kurang baik. Sesungguhnya itu tak sepenuhnya benar.

Miss V memang memilki aroma khas yang alami. Selama vagina tidak mengeluarkan lendir ataupun keputihan yang berwarna atau kelewatan, maka itu dapat dikatakan lazim. Terkadang miss V juga bertambah bau daripada biasanya ketika pantas haid. Hal tersebut wajar sebab darah haid juga keluar dan menimbulkan aroma yang khas.

Kerap melakukan hubungan intim akan menghasilkan miss V tidak elastis?

Kala kita mendengar bahwa jika melangsungkan sering melakukan hubungan seks atau melakukan hubungan dengan lebih dari satu orang akan membuat vagina menjadi longgar. Hal itu tidak lah benar. Jika diibaratkan, vagina seolah-olah sebuah karet. Vagina dapat melentur ketika mendapat rangsangan dan menyelaraskan dengan bentuk Mr. P awut-awutan akan kembali merapat kebentuk aslinya ketika tidak mendapat rangsangan.

Kram ketika haid itu normal?

Sebagian wanita mungkin berpikir jika kram yang terjadi ketika haid ialah sebuah hal yang wajar. Situasi itu tidak sepenuhnya benar. Kram saat haid memang kerap dirasakan wanita terutama pada tiga hari pertama menstruasi. Tetapi jika kram yang dialami sangat menyakitkan jadi membuat Anda tidak dapat hidup, mungkin ada sesuatu yang tidak normal dengan menstruasi Anda.

Menggunakan obat penghilang rasa sakit ketika bocor juga dapat membantu Anda. Namun jika Anda terus mengalami lara dan kram ketika haid padahal sudah menggunakakan obat penghilang menikmati sakit, sebaiknya Anda pergi ke dokter kandungan untuk memeriksanya.

Perempuan tidak dapat menggunakan tampon kala masih perawan?

Bagi sebagian perempuan, menggunakan tampon akan lebih nyaman dibanding menggunakan pembalut karena kalau menggunakan pembalut akan meninggalkan tanda dan sering ‘tembus’. Menggunakan tampon memang lebih nyaman dan tak perlu khawatir akan ‘tembus’, tetapi banyak orang yang beranggapan kalau tampon hanya bisa digunakan sebab wanita yang sidah melakukan ikatan intim. Itu sama sekali tak benar. Jika kita menggunakan tampon, tampon akan dipasang sebelum mengenai selaput dara wanita, jadi tertib masih perawan ataupun tidak, menggunakan tampon adalah sah-sah saja.

Pil KB hanya untuk mengontrol kehamilan?

Nah, yang satu ini tentu semua orang berpikir begitu padahal banyak manfaat yang Anda dapatkan jika Anda menggunakan pil KB. Sebenarnya pil KB berguna untuk menekan produksi hormon berlebih di wanita sehingga mampu mengurangi menemui sakit ketika haid, menghaluskan indra peraba atau bahkan dapat mengobati jerawat pada wajah. (Agestia)

Rekomendasi