enam Bahan Makanan Ini Diyakini Bisa Menangkal Kanker

enam Bahan Makanan Ini Diyakini Bisa Menangkal Kanker

Sitrus atau semua lingkungan buah jeruk tinggi akan flavonoid, antioksidan yang dapat menonaktifkan maujud karsinogenik. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Mutasi atau perubahan DNA pada sel-sel tubuh menjadi asal pembentukan sel kanker. Perubahan dalam DNA itu dipicu berbagai sebab. Di antaranya, oksidasi sel dengan menyebabkan timbulnya radikal bebas dan adanya mutagen, zat yang berkelakuan mempercepat perubahan DNA dari umum menjadi abnormal.

Untuk mencegahnya, Accredited Practising Dietitian, Leona Victoria, MND, mengajukan mengonsumsi buah dan sayuran. “Dari sisi gizi, disarankan untuk menggunakan 5 porsi sayur, 2 porsi buah, dan paling tidak 3 warna makanan dalam sehari, ” urai Leona. Semua sayuran muda menurut Leona mengandung klorofil dengan dapat menempel pada zat karsinogenik (bersifat menyebabkan sel kanker) serta mencegah terjadinya perusakan sel.

Makanan yang kaya vitamin A, C, & E juga berfungsi sebagai antioksidan. Umumnya, buah dan sayuran punya senyawa aktif yang tinggi. Itu mampu meregenerasi sel secara rajin dan tepat hingga mengurangi risiko kecacatan sel saat regenerasi yang bisa memicu kerusakan DNA. Namun berdasarkan berbagai penelitian, beberapa sasaran alami berikut terbukti unggul mau zat antikarsinogeniknya (zat yang berharta mencegah perubahan DNA) yang luhur.

Stroberi, Rasberi, dan Anggur

Tiga jenis buah ini mengandung ellagic acid yang akan menghalangi menempelnya zat karsinogenik ke DNA dan memperkuat dinding sel biar sel kanker tidak mudah menjalar.

Cengkeh

Rempah-rempah yang mampu menyalahi masalah pencernaan ini juga berguna mematikan sel kanker dengan kandungan eugenol yang dimilikinya. “Zat itu dapat secara selektif menyebabkan kematian sel yang mempunyai DNA mutan, ” jelas Leona.

Teh Muda dan Teh Hitam

Selain menghangatkan tubuh, teh hijau dan teh hitam mengandung epicatechin dan tannin sebagai zat antikarsinogenik. Cara kerja epicatechin, dengan menempel secara tepat pada reseptor (bagian yang menerima rangsangan) sel yang dibutuhkan saat perubahan pada sel kanker kolon (usus besar). Sedangkan tannin hidup sebagai antioksidan yang mencegah organ teroksidasi menjadi radikal bebas.

Kunyit

Bumbu dapur satu ini sudah lama tersohor akan manfaatnya untuk kesehatan, termasuk ampuh mencegah tumbuhnya sel kanker. Zat curcumin dengan berfungsi sebagai antioksidan akan menghambat indikasi pembentukan DNA mutan (yang mengalami perubahan).

Jus Sitrus

Sitrus atau semua golongan buah jeruk tinggi akan flavonoid, antioksidan yang dapat menonaktifkan zat karsinogenik. Menurut Leona, sitrus tidak harus selalu dikonsumsi dalam bentuk jus namun bisa dalam bentuk buah lengkap. “Saat itu penelitiannya khusus menjemput ekstrak dalam bentuk jus karena ingin meneliti flavonoid secara istimewa, tujuannya supaya tidak tertukar secara komponen lain dalam jeruk, ”
jelas Leona.

Rumput Laut dan Biji Rami

Kandungan Omega 3 banyak terdapat pada makanan hasil laut, termasuk rumput bahar. Tidak hanya hasil laut, biji atau benih dari bunga flax atau lebih dikenal flaxseed pula kaya akan kandungan Omega 3. Berdasarkan penelitian pencegahan kanker (Cancer Prevention Research) yang diterbitkan Februari 2016, Omega 3 mengandung zat anti peradangan sehingga berkhasiat menyekat kanker. Salah satunya kanker susu pada wanita yang obesitas.

Rekomendasi