Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Hari Ini Jumat 6 November 2020

Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Hari Ini Jumat 6 November 2020

TABLOIDBINTANG. COM   –  Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Hari Ini Jumat 6 November 2020

Wulan dan Joko mau menuju pintu keluar. Wulan mau ke toilet dulu. Bakal hapus riasannya sedikit. Karena enggak nyaman. Joko oke. Joko tunggu Wulan di pintu keluar ya. Wulan oke. Wulan segera ke toilet. Wulan baru keluar dari Toilet. Sudah melepas rambut mendusanya yang mengganggu. Tiba-tiba ada tangan yang menangkap tangan Wulan. Wulan
terpekik Kaget. Sosok tersebut tak jelas. Menggunakan penutup.

Joko terpesona. Ada pocong tiba-tiba lagi melotot sama dia. Ternyata itu Indro. “Lho? Katanya mau balik? ” kata Indro. Joko bilang menunggu Wulan hapus riasannya. Wulan menjelma tergopoh-gopoh panik. Joko dan Indro panik tanya ada apa.

Joko dan Indro sudah mengumpulkan Beben, Gino, dan Ria. Dan mereka bergurau tahu soal stalker Wulan. Tersedia di sana. Dengan ciri-ciri yang di sebutkan Wulan. Gino gregetan. Beraninya dia datang ke sini.

Gino, Beben, dan Ria di sini. Cari sosok yang diciri-cirikan tadi. Beberapa orang kayaknya pakai kostum yang serupa. Gino dan Beben bersama-sama Ria periksa mereka satu persatu di kerumunan. Gino geram.

Joko cs dan Gino cs sama-sama malang untuk menemukan siapa yang dicari. Gino punya akal. Dan cepat ambil mic. Suruh musik mundur. Dan menghidupkan lampu. sekarang Gino minta melepas topeng mereka.

Inah serta Linda disini. Baru pulang biaya. Mereka bawa tentengan banyak betul, Linda salut karena Inah semasa ini mengerjakan pesanan katering segini banyak sendirian. Inah senyum. Sekarang ada Linda.

Wulan bersama Joko, hampiri Gina yang sudah menunggu. Gina tanya bagaimana pestanya? Wulan mesam-mesem saja. Agak pahit. Joko sejumlah pestanya lumayan kok. Cuma sepertinya Wulan kecapaian. Mereka pun pulang.

Pada dalam taksi Online Beben serta Indro ribut sendiri. Bahas perkara kostum mereka yang samaan. Bahkan ajak ribut. Berantem. Ria dengan duduk di tengah jadi hati. Si supir taksi malah terkekeh lihat dua pocong berantem.

Wulan sedang tampak muram dan seolah mikir terus. Gina lihat Wulan dengan seperti orang bingung dari tadi. Gina tanya Wulan kenapa, barang apa ada yang terjadi di perjamuan tadi? Wulan katakan tadi dia seperti lihat Lukman di perhelatan.